Mungkin ini yang sebenarnya?
Setalah di beri seseorang kepada aku . dan kami terus berhubungan melalui missage. Dan tak mengapa aku selalu tidak berani untuk menelpon dia (betapa kesatrianya aku) aku disini dan dia sana .sebenarnya dia tinggal di rumah pamannya dan aku tetap masih disini.ya, beginilah aku betapa aku masih pecundang utuk menghadapi cewek dan tidak berani untuk hanya menelpon dia (udah ah gak usah di bahas lagi haha) . betapi dia sangat perhatian dan dia tau bagaimana haarus memperlakukan seorang cowok di mata dia. Itu yang hebat dari dia . ya tapi tetap saja aku tidak tertarik dengan dia apapun yang terjadi aku tidak mudah menyukai seseorang . ya itulah aku kirasuka pernadi “KIRA” (haha kerenkan) . entah bagaaimana temanku yang bernama giant sakigana menyuruhku untuk bertemu dia.
Aku cukup ragu gimana ya gi gue malu bangat kalo ketemu dia “kata aku”.
Loe harus ngotot bro. mungkin dia jodoh lo “kata gi”
Ya deh gue coba nanti. “kata aku”
Setelah suatu saat itu temen aku sudah berencana bertemu di jembatan jalan , tanpa member tahu kepada aku , memang meyebalkan orang ini kata aku.
Dan aakhirnya kami tidak membuahkan hasil karena orang itu membatalkan niatannya untuk bertemu kita, ya menyebalkan.
Suatu saat pada saat aku pulang sekolah , langsung ada sms lagi dari teman aku. Aku pun menolak untuk apa sih ketemu cewek yang gak elas asalnya kata aku. Ayolah kita kesana sekali lagi deh “dia memaksa’. Ya akhirnya kami bertemu perempuan itu langsung saja kami bertemu cewek itu. Kami bertemu di pinggir kali. Pas kami segera on the way to TKP , ya akhirnya kami ketemu seseorang cewek dua orang yang berada di pinggir kali . sepertinya memang dia . teman ku pun begitu dia sangat yakin itu cewek yang ia ibgin temui. Aku juga sedikit ragu. Aku pun member ide ke temen aku bagaimana kalo gak usah ketemu orang nya “ kata aku”. Temen aku bersikeras tetap pengen ketemu cewek itu. Menjijikan kata aku” . akhirnya teman aku menggas motornya ke TKP aku sebagai penumpang ya ikut aja deh kemauaan dia (padahal mah udah malu setengah mati) hmm. Ya kami pun berhenti di tempat 2 perempuan yang sangaat …………………………………