Lobster memiliki siklus hidup yang kompleks. Siklus hidup lobster mengalami beberapa tingkatan yang berbeda pada tiap jenis. Lobster termasuk binatang yang mengasuh anaknya walaupun hanya sementara.

Menurut Subani (1978), sistem pembuahan lobster terjadi di luar badan induknya (external fertilization). Indung telur nya berupa sepasang kantong memanjang terletak mulai dari belakang perut (stomach) dibawah jantung (pericarduim) yang dihubungkan keluar oleh suatu pipa peneluran (oviduct) dan bermuara di dasar kaki jalannya yang ketiga.

Menurut Moosa dan Aswandy (1984), ukuran panjang total lobster jantan dewasa kurang lebih 20 cm, dan betina kurang lebih 16 cm, sedangkan umur pertama kali matang gonad yaitu ditaksir antara 5 tahun – 8 tahun. Pada waktu pemijahan lobster mengeluarkan sperma (spermatoforik) dan meletakkannya di bagian dada (sternum) betina mulai dari belakang celah genital (muara oviduct) sampai ujung belakang sternum.

Peletakan spermatoforik ini terjadi sebelum beberapa saat peneluran terjadi. Masa spermatoforik yang baru saja dikeluarkan sifatnya lunak, jernih dan kemudian agak mengeras dan warna agak menghitam dan membentuk selaput pembungkus bagian luar atau semacam kantong sperma (Utami, 1999).

Pembuahan terjadi setelah telur-telur dikeluarkan dan ditarik kearah abdomen yaitu dengan cara merobek selaput pembungkus oleh betina dengan menggunakan cakar (kuku) yang berupa capit terdapat pada ujung pasangan kaki jalannya. Lobster yang sedang bertelur melindungi telurnya dengan cara meletakkan atau menempelkan dibagian bawah dada (abdomen) sampai telur tersebut dibuahi dan menetas menjadi larva atau biasa disebut burayak atau tumpayak (Moosa dan Aswandy, 1984).
Menurut Hasrun (1996), lobster betina kadang-kadang dapat membawa telur antara 10.000 -100.000 butir, sedangkan pada jenis-jenis yang besar bisa mencapai 500.000 hingga jutaan telur. Banyak sedikitnya jumlah telur tergantung dari ukuran lobster air laut tersebut.

Menurut Prisdiminggo (2002), lobster mempunyai periode pemijahan yang panjang puncaknya pada bulan November sampai Desember. Setiap individu hanya sekali memijah setahun. Tetapi pada musim perkembangbiakan, lobster dapat melakukannya lebih dari satu kali pemijahan. Waktu pemijahan sangat berhubungan dengan temperatur.