“Suatu proses penyesuaian diri secara bertahap yang dilakukan suatu organisme terhadap kondisi baru”

Dalam beradaptasi, hewan memiliki toleransi dan resistensi pada kisaran:

  • Zona Lethal à Kisaran ekstrim dari variabel lingkungan               yang menyebabkan kematian bagi organisme
  • Zona Organisme à Kisaran intermedier dimana suatu organisme dapat hidup

KLASIFIKASI RESPON FISIOLOGIS

  1. AKLIMASI SUPRA OPTIMAL ; laju fisiologis meningkat ketika intensitas rangsangan faktor lingkungan menurun dan sebaliknya.
  2. AKLIMASI SEMPURNA ; laju fisiologis tidak dipengaruhi perubahan lingkungan
  3. AKLIMASI PARSIAL ; laju fisiologis dapat diduga dengan asumsi tipe 4 = 0% dan tipe 2 = 100 %
  4. TIDAK ADA AKLIMASI ; laju fisiologis bervariasi langsung dengan faktor lingkungan
  5. AKLIMASI BERLAWANAN ; laju fisiologis menurun dengan menurunnya intensitas perubahan dan meningkatnya intensitas
  6. AKLIMASI ; penyesuaian diri makhluk hidup thd satu faktor lingkungan
  7. AKLIMATISASI ; penyesuaian diri makhluk hidup thd beberapa faktor lingkungan
  8. HOMEOSTASI ;  keadaan stabil yg dipertahankan melalui proses aktif yang melawan adanya faktor lingkungan.

KLASIFIKASI FAKTOR–FAKTOR LINGKUNGAN (Fry, 1971)

  1. LETHAL FACTOR  ; faktor lingkungan yang merusak sistem integrasi dari suatu organisme dan membunuhnya.
  2. CONTROLLING FACTOR ; faktor lingkungan yang mempengaruhi pada aktivitas molukuler pada rantai metabolisme. (suhu, tekanan, dan pH)
  3. LIMITING FACTOR ; faktor lingkungan yang mempengaruhi laju metabolisme tetapi melalui pembatasan penyediaan nutrien atau pembuangan sisa metabolise ( O2 dan cahaya)
  4. MASKING FACTOR ; faktor lingkungan yang merubah atau menghambat bekerjanya faktor lain (tdk langsung) misalnya : keadaan air mempengaruhi suhu dan laju metabolisme
  5. DIRECTIVE FACTOR ; faktor lingkungan yang menyebabkan gerakkan atau tergantungnya aktivitas suatu organisme (suhu dan salinitas yang mengarahkan migrasi)

Faktor Lingkungan Hidup Ikan

Abiotik meliputi :

  • Fisika : suhu, penyinaran, densitas, tekanan dan kekeruhan)
  • Kimia : salinitas, pH, Oksigen terlarut, CO2, Amoniak dan alkalinitas

Biotik meliputi :

  • Kelimpahan, keragaman organisme, predator dan parasit

Dalam rangka menyesuaikan diri dengan lingkungannya, hewan memiliki toleransi dan resistensi pada kisaran tertentu dari variasi lingkungan.

Kemampuan mentolerir variabel lingkungan erat hubungannya dengan faktor genetik dan sejarah hidup sebelumnya

Peran lingkungan

Bila suatu organisme diletakkan pada suatu lingkungan yang terganggu maka respon adaptasinya akan melalui beberapa tahap

Permulaannya kekuatan dan waktu dari afektor harus cukup kuat untuk dapat memberikan respon

Contoh : Bila waktu jedahnya pendek maka menghasilkan respon adaptif dan bilamana waktu jedahnya di perpanjang dengan intensitas yang sama maka akan menyebabkan kematian

Jadi waktu dan kuantitas afektor harus dipelajari untuk menduga peranan lungkungan

Klasifikasi respon fisikologi

  • Tipe 1 : Aklimatiasasi supra optimal : laju fungsi fisiologis meningkat ketika intensitas rangsangan faktor lingkungan menurun dan sebaliknya
  • Tipe 2 : Aklimatiasasi sempurna : laju fungsi fisiologis tidak dipengaruhi perubahan faktor lingkungan
  • Tipe 3 : Aklimatisasi parsial : laju funsi fisiologis dapat diduga dengan asumsi tipe 4 = 0% dan tipe 2 = 100%
  • Tipe 4 : Tidak ada aklimatisasi : laju fisiologis bervariasi langsung dengan faktor lingkungan
  • Tipe 5 : Aklimatisasi berlawanan : laju funsi fisiologis menurun dengan menurunnya intensitas perubahan lingkungan dan meningkat dengan meningkatnya intensitas

 

Advertisements