Klasifikasi Lobster (Panulirus homarus)

Menurut Oleh Waterman dan Chace (1960) dalam Moosa M.K dan Aswandy I. (1984)  klasifikasi lobster dijelaskan sebagai berikut :

Super kelas                : Crustacea

Kelas                           : Malacostraca

Subkelas                     : Eumalacostraca

Superordo                  : Eucarida

Ordo                            : Decapoda

Subordo                      : Reptantia

Superfamili                 : Scyllaridae

Famili                           : Palinuridae

Genus                           : Panulirus

Spesies                         : Panulirus homarus

lobster

 Gambar Lobster Pasir (Panulirus homarus)

Deskriptif

Lobster secara umum memiliki tubuh yang berkulit sangat keras dan tebal, terutama di bagian kepala, yang ditutupi oleh duri-duri besar dan kecil. Mata lobster agak tersembunyi di bawah cangkang ruas abdomen yang ujungnya berduri tajam dan kuat. Lobster memiliki dua pasang antena, yang pertama kecil dan ujungnya bercabang dua disebut juga sebagai kumis. Antena kedua sangat keras dan panjang dengan pangkal antena besar kokoh dan ditutupi duri-duri tajam, sedangkan ekornya melebar seperti kipas. Warna lobster bervariasi tergantung jenisnya, pola-pola duri di kepala, dan warna lobster biasanya dapat dijadikan tanda spesifik jenis lobster.

Tubuh berwarna coklat, pada bagian pleura (ruas tubuh) terdapat bintik putih memanjang sampai pangkal ekor (uropod). Uropod berwarna merah kecoklatan. Pada bagian kerangka kepala terdapat bintik hitam dengan dasar coklat. Pertumbuhan udang karang terjadi sebelum pergantian kulit atau molting, udang karang memiliki warna yang bermacam-macam yaitu ungu, hijau, merah, dan abu-abu serta membentuk pola yang indah. Memiliki antena yang tumbuh dengan baik, terutama antena kedua yang melebihi panjang tubuhnya.

Seluruh tubuh lobster terdiri dari ruas-ruas yang tertutup oleh kerangka luar yang keras, bagian kepala terdiri dari 13 ruas dan bagian dada terdiri dari 6 ruas (Subani, 1984). Mulut terletak pada kepala bagian bawah, diantara rahang-rahang (mandibula). Sisi kanan dan kiri kepala ditutup oleh kelopak kepala dan dibagian dalamnya terdapat insang. Mata terletak dibagian bawah rostrum, berupa mata majemuk bertangkai yang dapat digerakkan.

Perbedaan Induk betina yang matang gonad terbentuk beberapa gelembung lagi sehingga ovarium mempunyai beberapa gelembung pada ruas abdomennya. Gelembung pada ruas pertama membentuk cabang ke kiri maupun kekanan yang menyerupai setengah bulan sabit. Tingkat ini merupakan fase terakhir sebelum udang melepas telurnya. Induk Jantan yang matang gonad mengeluarkan spermatophore (spermatoforik) dan siap untuk memijah.

Calon induk jantan memiliki tonjolan di dasar tangkai kaki jalan ke-5 jika dihitung dari kaki jalan di bawah mulut disebut pethasma, sedangkan ciri lobster betina adalah adanya lubang bulat yang terletak pada dasar kaki ke-3 yaitu thelicum. Berdasarkan capitnya, calon induk jantan memiliki ukuran capit 2-3 kali lebar tangkai capit dan calon induk betina memiliki ukuran capit yang sama atau 1,5 kali tangkai capit (Yusnaini dkk, 2009).

capture