Tingkat Kematangan Gonad (TKG)

  1. Pengertian

Tingkat kematangan gonad ialah tahapan perkembangan gonad sebelum dan sesudah induk memijah (Effendi, 1997). Perkembangan gonad yang semakin matang merupakan bagian dari reproduksi, sebelum terjadi pemijahan. Selama  reproduksi, sebagian besar hasil metabolisme tertuju pada perkembangan gonad. Dalam setiap individu telur terdapat proses yang dinamakan vitellogenesis yaitu terjadinya pengendapan kuning telur pada tiap–tiap individu telur. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam gonad. Umumnya penambahan gonad pada betina sebesar 10 – 25% dari berat tubuh dan pada induk jantan sebesar 5 – 10%.

Dari pengetahuan kematangan gonad akan didapatkan keterangan waktu kapan lobster akan memijah, mulai memijah, atau sudah selesai memijah. Ukuran lobster saat pertama kali matang gonad perlu diketahui karena ada hubungannya dengan pertumbuhan lobster dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya (Effendie 2002).

Pengamatan tingkat kematangan gonad dapat dilakukan dengan dua cara. Yang pertama cara histologi dan yang kedua dengan cara morfologi. Dasar yang dipakai untuk menentukan tingkat kematangan gonad dengan cara morfologi ialah bentuk, ukuran panjang dan berat, warna dan perkembangan isi gonad yang dapat dilihat. Akan tetapi penilaian perkembangan gonad hanya berdasarkan pada ciri-ciri morfologi saja adalah subyektif dan kurang informatif karena hanya menerangkan secara kualitatif. Padahal dalam perkembangan gonad, selain perkembangan secara moffologi, di dalamnya terdapat perkembangan telur dan sejalan dengan ini terjadi perkembangan berat gonad (Effendie 1997).

Tingkat kematangan gonad induk udang lobster di Tabel 2.1 dibawah ini :

Tabel 2.1 Tingkat Kematangan Gonad (TKG) dan Ciri-ciri udang lobster sebagai berikut :

No TKG KETERANGAN
1 1 TKG 1 (Early Maturing Stage)
Garis ovari kelihatan berwarna hijau kehitaman, selanjutnya volume bertambah besar.

Pada akhir stadia pertama, garis ini sudah jelas dan terlihat memanjang pada bagian dorsal dari cephalothorax

2 2 TKG 2 (Late Maturing Stage)
Warna dan bentuk ovari semakin tebal dan jelas.

Pada akhir stadia kedua, warna ovari tampak kuning cerah dan bentuknya semakin melebar ke arah belakang rostrum.

3 3 TKG 3 (The Mature Stage)
Warna ovari kuning tua (orange), volumenya berkembang ke arah samping dan mengisi 2/3 bagian cephalothorax.

Di akhir stadia ke- 3 warna ovari dan organ eksternalnya (telikum) menjadi merah oranye , spermatofor semakin berkembang dan siap memijah

4 4 TKG 4 (Spent Recovering Stage)
Pada stadium ke-4 ini sudah terjadi ovulasi (telur telah dilepaskan). Warna dan bentuk gonad mengalami perubahan yaitu warna semakin pucat dan volumenya semakin mengecil yang ditandai adanya garis putus-putus dan tanda tersebut akan hilang dalam waktu dua hari.
Advertisements